Pendampingan untuk Yukemdi – Wamena

Juni 2014 – saya sudah kembali dari Wamena. Selama di sana selain melakukan pendampingan untuk Yukemdi, saya juga sempat berdiskusi tentang simbol penguatan bagi masyarakat di Tanah Papua dengan beberapa penduduk asli Wamena.

Ada beberapa simbol yang mereka sampaikan, (Tiang, rumah honai, pinang, bintang, dan burung cendrawasih) tetapi dari beberapa defini tdk terlalu melekat dengan masyarakat di Tanah Papua.

  1. Tiang, mempunyai definisi kekuatan
  2. Rumah Honai, sebagai simbol kebersamaan dalam peran adat. (Hanya identik dgn masyarakat pegunungan, tdk untuk org pesisir)
  3. Buah pinang, ini hampir sama juga dengan rumah honai tetapi tdk seluruh masyarakat di Tanah Papua makan pinang.
  4. Bintang, tetapi hal ini sangat di jaga karena identik dgn bendera bintang kejora.
  5. Burung cendrawasih. Mereka sepakat dengan burung cendrawasih, ini simbol keindahan, kekuatan, kepemimpinan bagi masyarakat di Tanaha Papua dari pesisir sampai ke pegunungan, bahkan mahkota/ikat kepala dari kepala suku pun terpampang burung cendrawasih di kepalanya itu melambangkan kepemimpinan, kekuatan dan keindahan.

Hari ini, saya akan memeriksa kembali dokumen2 selama saya melakukan pendampingan di Yukemdi untuk melengkapi pelaporan PJUM saya, tetapi setelah saya selesai ibadah hari Pentakosta Pak. Untuk informasi, hari ini di Tanah Papua tidak ada aktivitas pekerjaan Pak, seluruh kantor BUMN, Institusi Pemerintah dan swasta libur memperingati hari besar Grejawi.